Setahun Jadi Penulis di UC News, Dah Bisa Beli Apa?

Ketika kebanyakan orang (blogger) posting tentang resolusinya pada tahun 2018 mendatang, saya lebih memilih untuk mengingat kembali dan sharing tentang berbagai pengalaman saya di tahun 2017 yang lalu.

Mungkin buat yang tidak kenal secara personal dengan saya, saya adalah lulusan salah satu SMK swasta di Bekasi pada tahun 2017. Itu artinya saya masih sangat muda karena baru saja lulus sekolah. Pekerjaan saya saat ini adalah pengangguran, namun saya bisa kuliah di salah satu kampus swasta di Bekasi tanpa biaya dari orang tua. Saya juga tidak menggunakan beasiswa. Terus gimana caranya pengangguran bisa kuliah?

Saya sehari-hari bekerja secara freelance di salah satu platform berita online, yakni UC News. Yaps, platform yang terkenal dengan clickbait-nya, dan bahkan sering disebut sebagai media hoax, meskipun saya tetap tidak terima jika uc news disebut sebagai media hoax. Jika ada yang hoax satu atau dua, sebenarnya bisa langsung dilaporkan kepada tim editor dari UC News dan artikel tersebut langsung di down.

Saya resmi tergabung menjadi salah satu kontributor di UC News seingat saya pada 21 Desember 2016. Namun kala itu namanya bukan UC We-Media, tapi UC Talks karena rencananya saat itu dijadikan sebagai media penyalur opini dan tempat nimbrung banyak orang.

Saat UC We-Media Pertama Launching

5 Januari 2017, fitur menulis di UC News resmi dilaunching dan namanya menjadi UC We-Media. Kala itu, fitur monetize artikel sudah diluncurkan, dan setiap artikel akan dibayar secara mingguan, tergantung dari jumlah pengunjung artikel itu sendiri.

Saat itu sebagai bentuk promosinya, UC News mengadakan lomba dengan hadiah total Rp 165 juta yang diberi nama sebagai “Jagoan Nulis”. Lomba itu bermain secara tim, dan bukan bermain individu. Rangkingnya dilihat berdasarkan total PageViews dari semua anggota. Dan selama sebulan lomba yang penuh dengan drama saat itu, akhirnya saya bersama tim mendapatkan posisi ke-3 dan mendapatkan hadiah 10 juta, itupun harus dibagi dengan 20 anggota tim, berdasarkan kontribusinya di PV.

Penghasilan UC News

Jadi Full Time UC News

Saya yang saat itu yang masih berstatus sebagai pelajar, akhirnya memutuskan untuk menggeluti dunia UC News. Sampai pada akhirnya saya merasakan kebahagiaan yang sangat luar biasa di UC News karena mendapatkan bayaran yang tidak pernah saya duga sebelumnya. Sebulan nominalnya bisa tembus di atas gaji orang kantoran. Itu sesuatu yang sangat wow apalagi ketika itu saya masih berstatus sebagai pelajar.

Sampai akhirnya saya memutuskan untuk menjadi pengangguran online dan tidak berusaha mencari pekerjaan. Saya sangat yakin bahwa dengan mengandalkan UC News bisa menghidupi saya sendiri, untuk kuliah, dan bisa nabung untuk ngelamar si dia.

Sampai akhir tahun 2017 ini saya masih nganggur dan pendapatan masih bergantung kepada UC News. Tapi faktanya bahwa UC News saat ini tak seindah hari kemarin. Banyak yang memutuskan untuk berhenti bermain UC News, karena hasilnya dianggap tidak sebanding. Hasilnya pun sangat sedikit dibanding saat awal-awal UC News ada dulu.

Setahun nulis di UC News, dah bisa beli apa?

Selama saya setahun menjadi penulis UC News ini, apa yang sudah saya beli? Ini dia gambarnya.

Yaps, disitu gambarnya 404 Not Found. Artinya memang tidak ada yang baru dari semua barang saya. Penghasilan UC News hanya saya gunakan untuk kehidupan sehari-hari, termasuk biaya kuota dan lain-lain. Dan juga yang utama saya gunakan untuk biaya kuliah.

Jadi itu dia jawabannya kalau saya ditanya apa yang sudah saya hasilkan dari UC News. Jawabannya adalah tidak ada. Karena gak ada bentuknya, dan saya tetap seperti dulu kala, gak ada yang baru dan saya tidak hidup dalam kemewahan. Karena saya (tidak) suka kemewahan.

Bagi kamu yang kepo dengan UC News, atau dengan saya pribadi, silahkan langsung saja komen di bawah ini.

Sekian dan terima kasih.